ohayou..

ohayougozaimasu.. ohisashiburi desune. anata wa ogenki desuka? watashi wa genki desu.

hai, udah lama gk ngeblog nih.. dibulan agustus ni, saya ingin mengucapkan
“SELAMAT HARI ULANG TAHUN INDONESIA KE-66” MERDEKA!!

untuk ke depan saya ingin berbagi tentang bahasa Jepang dan beberapa “coret2”🙂

Hati-Hati…Radiasi Ponsel Bisa Berujung Kanker Otak

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK – Badan Kesehatan Dunia WHO baru-baru ini mengingatkan bahaya radiasi dari ponsel yang diklasifikasikan sebagai “sangat mungkin berisiko kanker”. Badan ini sebelumnya telah melakukan peninjauan dari efek gelombang elektromagnetik terhadap kesehatan manusia.

Deklarasi tersebut didasarkan pada bukti dalam penelitian atas mereka yang menggunakan ponsel secara intensif. Diketahui, intensitas tinggi pemakaian ponsel  mengakibatkan peningkatan risiko glioma, sebuah bentuk kanker otak ganas.

Kesimpulan yang diambil International Agency for Research on Cancer (IARC), badan di bawah WHO, berlaku untuk radiasi elektromagnetik frekuensi radio pada umumnya, meskipun sebagian besar penelitian di daerah ini berpusat pada telepon selular.

Temuan adalah puncak dari pertemuan IARC yang diikuti 31 ilmuwan dari 14 negara untuk mengkaji ratusan hasil penelitian sebelumnya yang telah dipublikasi tentang risiko kanker yang ditimbulkan oleh medan elektromagnetik.

Jonathan Samet, seorang ilmuwan di University of Southern California, yang memimpin grup itu menyatakan, “Mungkin ada beberapa risiko, dan oleh karena itu kita harus tetap mencermati hubungan antara ponsel dan kanker.”

Dalam menunjuk bidang frekuensi radio sebagai “mungkin karsinogenik”, WHO telah menempatkan mereka setara dengan sekitar 240 agen lain yang merugikan, termasuk medan magnet tingkat rendah, bedak, dan bekerja sebagai dry cleaner.

Laporan tersebut tidak menemukan mekanisme yang jelas bagi gelombang menyebabkan tumor otak. Radiasi dari ponsel terlalu lemah untuk menyebabkan kanker dengan memecah DNA, yang menyebabkan para ilmuwan mencari faktor penyebab lain.

“Kami menemukan beberapa benang merah yang memberitahu kita bagaimana kanker dapat terjadi tetapi ada kesenjangan dan ketidakpastian,” kata Samet.

Christopher Liar, Direktur IARC, mengatakan bahwa dalam melihat implikasi potensial untuk kesehatan masyarakat, harus ada penelitian lebih lanjut tentang jangka panjang penggunaan  ponsel. “Menunggu ketersediaan informasi tersebut, penting untuk mengambil langkah-langkah pragmatis untuk mengurangi eksposur seperti perangkat hands-free atau SMS,” katanya.

Bagaimana cara berbicara yang tidak melukai perasaan orang lain?


Ada orang bertanya pada Master Cheng Yen:

Bagaimana cara berbicara yang tidak melukai perasaan orang?



Master menjawab:

 

Jika berbicara terlalu jujur, bagi orang yang tidak satu tekad atau satu jalan dengan kita, akan mendengarnya sebagai perkataan penuh duri. Sebaliknya, walau pun merupakan mawar berduri, namun bagi yang satu tekad dan satu jalan dengan kita, yang terlihat olehnya adalah keindahan bunga mawar.

 

Ketika berbicara harus penuh kehangatan, jangan karena merasa benar lalu tidak mau mengalah, atau pun berkata “Jika kamu tidak mau kerjakan, masih banyak yang antri untuk mengerjakannya!” Perkataan demikian tentu akan melukai perasaan orang.


Jika mau berbicara sangat jujur (to the point), hanya ditujukan pada teman akrab saja, sebab dia akan memahami kalau di atas duri adalah bunga mawar, juga akan mengerti kalau perkataan ini demi kebaikannya. Bagi orang yang tidak masuk akal, perlakukan saja dengan cinta kasih sejernih air, hanya perlu tambahkan sedikit gula saja.

12 Kata Jangan yang Harus di Hindari


1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia.

 

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.

 

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

 

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan…

 

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, †âÞi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

 

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

 

7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.

 

8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai,maka kamu akan dicintai.

 

9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.

 

10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah,maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

 

11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.

 

12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

 

” Apa yang kamu tanam itulah yg akan kamu tuai “

Bacakan yang keras pa biar Jessica bisa dengar

 

Pada suatu malam Budi, seorang eksekutif sukses, seperti biasanya sibuk memperhatikan berkas-berkas pekerjaan kantor yang dibawanya pulang ke rumah. Dia sedang mempersiapkan rapat umum yang sangat penting dengan para pemegang saham yang akan diadakan besok pagi. Ketika ia sedang asyik menyeleksi dokumen kantor tersebut, putrinya Jessica datang mendekatinya, berdiri tepat di sampingnya sambil memegang buku cerita baru. Buku itu bergambar seorang peri kecil yang imut dan sangat menarik perhatian Jessica.

“Pa liat!” Jessica berusaha menarik perhatian ayahnya.

 

Budi menengok ke arahnya sambil menurunkan kacamatanya. Kalimat yang keluar hanyalah kalimat basa-basi, “Wah,.. buku baru ya Jes?”

 

“Ya papa”, Jessica berseri-seri karena merasa ada tanggapan dari ayahnya.

 

“Bacain Jessi dong Pa”, pinta Jessica lembut.

 

“Wah papa sedang sibuk sekali, jangan sekarang deh” sanggah Budi dengan cepat. Lalu ia segera mengalihkan perhatiannya pada kertas-kertas yang berserakan di depannya, dengan serius.

 

Jessica bengong sejenak, namun ia belum menyerah. Dengan suara lembut dan sedikit manja ia kembali merayu, “Pa, mama bilang papa mau baca untuk Jessi..”.

 

Budi mulai agak kesal, “Jes, papa sibuk. Sekarang Jessi suruh mama baca ya?”

 

“Pa, mama cibuk terus, papa liat deh gambarnya lucu-lucu!”

 

“Lain kali Jessica, sana! Papa lagi banyak kerjaan”. Budi berusaha memusatkan perhatiannya pada lembar-lembar kertas tadi.

 

Menit demi menit berlalu. Jessica menarik nafas panjang dan tetap di situ, berdiri di tempatnya penuh harap. Dan tiba-tiba ia mulai lagi, “Pa,..gambarnya bagus. Papa pasti suka”.

 

“Jessica, PAPA BILANG, LAIN KALI!!” kata Budi membentaknya dengan keras. Kali ini Budi berhasil.

 

Semangat Jessica kecil terkulai. Dia hampir menangis dan dengan mata berkaca-kaca, ia bergeser menjauhi ayahnya “Iya pa,.. lain kali ya pa?” Ia masih sempat mendekati ayahnya dan sambil menyentuh lembut tangan ayahnya ia menaruh buku cerita di pangkuan sang Ayah. “Pa, kalau papa ada waktu, papa baca keras-keras ya pa, supaya Jessica bisa denger”.

 

Hari demi hari berlalu dan tanpa terasa dua pekan telah berlalu namun permintaan Jessica kecil tidak pernah terpenuhi. Buku cerita ‘Peri Imut’ belum pernah dibacakan bagi dirinya.

 

Hingga pada suatu sore terdengar suara hentakan keras “Buukk!!”. Beberapa tetangga melaporkan dengan histeris bahwa Jessica kecil terlindas kendaraan seorang pemuda mabuk yang melajukan kendaraannya dengan kencang di depan rumah Budi. Tubuh Jessica mungil terhentak beberapa meter. Dalam keadaan yang begitu panik ambulance didatangkan secepatnya.

 

Selama perjalanan menuju rumah sakit, Jessica kecil sempat berkata dengan begitu lirih, “Jessi takut Pa, Jessi takut Ma, Jessi sayang papa mama”. Darah segar terus keluar dari mulutnya hingga ia tidak tertolong lagi ketika sampai di rumah sakit terdekat.

 

Kejadian hari itu begitu mengguncangkan hati nurani Budi. Tidak ada lagi waktu tersisa untuk memenuhi sebuah janji. Kini yang ada hanyalah penyesalan. Permintaan sang buah hati yang sangat sederhana pun tidak terpenuhi. Masih segar terbayang dalam ingatan Budi tangan mungil anaknya yang memohon untuk dibacakan sebuah cerita. Kini sentuhan itu terasa sangat berarti sekali, “Papa baca keras-keras ya pa, supaya Jessica bisa denger”. Kata-kata Jessi terngiang-ngiang kembali.

 

Sore itu setelah segalanya telah berlalu, yang tersisa hanyalah keheningan dan kesunyian hati. Canda dan riang Jessica kecil tidak akan terdengar lagi. Budi mulai membuka buku cerita ‘Peri Imut’ yang diambilnya perlahan dari onggokan mainan Jessica di pojok ruangan. Bukunya sudah tidak baru lagi. Sampulnya sudah usang dan koyak. Beberapa coretan tak berbentuk menghiasi lembar-lembar halamannya seperti sebuah kenangan indah dari Jessica kecil.

 

Budi menguatkan hati. Dengan mata yang berkaca-kaca, ia membuka halaman pertama dan membacanya dengan sura keras. Tampak sekali ia berusaha membacanya dengan keras. Ia terus membacanya dengan suara keras halaman demi halaman dengan berlinang air mata.

 

“Jessi dengar papa baca ya.” Selang beberapa kata,.. hatinya memohon lagi, “Jessi, papa mohon ampun nak,… papa sayang Jessi.” Seakan setiap kata dalam bacaan itu begitu menggores lubuk hatinya. Tak kuasa menahan itu, Budi bersujud dan menangis, memohon satu kesempatan lagi untuk mencintai.

 

Mengapa menunggu sampe semuanya terlambat baru kita mempunyai waktu untuk memberikan perhatian buat orang2 yang ktia sayangi????..Adakah “perhatian terbaik” itu begitu mahal bagi mereka? Berilah “perhatian terbaik” bagi mereka sekarang juga! karena kita tidak tau kapan kesempatan itu akan berakhir…

Liburan Gratis di Pulau Komodo

bentar lagi liburab semester akan tiba…
bingung mw kemana?
kantong lagi bokek?

tenang….
ni ada cara dapat liburan gratis

klik
http://www.indonesia.travel/quiz/index.php?fuid=100000575664935

selamat mencoba … dan selamat berlibur ria

Prinsip dari Tokoh di Dunia dalam Hidup dan Pekerjaan

1) Bunda Theresa

– Jika Anda hanya berusaha menilai seseorang, maka Anda tidak akan pernah menyayangi mereka

– Jika kita tidak bisa mencitai orang yang dapat kita lihat, bagaimana kita bisa mencintai Tuhan yang tak terlihat??

2) Iwami Vivekananda

– Jika Anda tidak menemui masalah apapun, maka anda tidak akan pernah yakin bahwa anda berada di jalan yang salah

3) Adolf Hitler

– Jika anda menang, tak usah berkomentar

– Jika anda kalah, tak usah beralasan

4) Bennie Blair

– Menang, bukan berarti menjadi “paling”.. tetapi menang, adalah karena anda berusaha lebih baik dr sebelumnya

5) William Shakesphere

– 3 kunci sukses

A. Tahu lebih banyak dr orang lain

B. Berusaha lebih keras dr orang lain

C. Berharap lebih sedikit dr orang lain

6) Charles

– Jangan pernah mengkhianati 4 hal dlm hidupmu

A. Amanat

B. Janji

C. Hubungan

D. Hati/Perasaan

7) Leo Tolstoy

– Semua orang berpikir untuk mengubah dunian.. Tapi tak 1 pun berpikir untuk merubah dirinya sendiri

8) Einstein

– Jika seseorang merasa bahwa dirinya tidak pernah melakukan kesalahan dalam hidupnya, maka sebenarnya mereka tidak pernah mencoba hal-hal baru dalam hidupnya

9) Bill Gates

– Jika anda terlahir dalam kemiskinan, itu bukanlah kesalahan anda.. tapi jika anda mati dalam kemiskinan, itu adalah kesalahan anda

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.